Bangunan di Buffer Zone Sei Panas Segera Digusur, Termasuk Gedung Marketing Oxley


Batam - Pemilik bangunan dan papar reklame atau billboard sepanjang Jalan Raja Haji Fisabilillah, dari arah Simpang Jam hingga Simpang BNI bakal digusur. Rencananya pemerintah kota akan memperlebar jalan.
Salah satu bangunan yang harus pindah akibat pelebaran jalan tersebut adalah marketing galery milik Apartment Oxley. Mereka sudah mendapat izin mendirikan bangunan permanen tersebut dari BP Batam.
“Kami bayar UWT untuk lahan tersebut. Ketika kami mendapat buffer zone itu, ada surat yang menyatakan bahwa boleh membangun bangunan non permanen seluas 5 persen selama UWTO berlaku. kami minta solusi untuk ini,” ujar Andi dari Oxley di Hotel Venesia, usai sosialisasi pelebaran jalan yang diselenggarakan Dinas Bina Marga Kota Batam, Selasa (4/4/2017). 
Rencananya marketing gallery itu baru akan dipindahkan jika lantai 1 sampai 3 apartment Oxley selesai dibangun, dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun.
“Kalau bangunan sudah naik sampai 3 lantai, barulah galerynya dipindahkan ke dalam buliding kita. Makanya kita bangun itu untuk 2 sampai 3 tahun,” kata dia.
Andi mengatakan tidak keberatan dengan pembangunan jalan tersebut hingga 2 sampai 3 tahun mendatang.
“Kalau bisa kasihlah kompensasi, kami akan berikan tapi beri waktu 2 sampai 3 tahun. Kami akan bongkar sendiri,” ujar Andi.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Yusmarlin, perwakilan PT. Astra Internasional Daihatsu. Perusahaan ini punya billboard sepanjang 6 meter dan tinggi 12 meter.
“Kalau bicara legal, kita ada semua lengkap. Kalau disuruh dipindahkan, di mana lokasi pemindahan yang diizinkan. “ kata Yus.
Perusahaanya merasa cukup kaget dengan adanya proyek pelebaran jalan yang membuat billboard milik mereka harus dipindah.
“Sosialisasi bukan dari tahun sebelumnya. Bicara perusahaan, ada beberapa bagian yang harus diajukan sejak tahun lalu,” kata dia.
source: BatamNews

No comments:

Post a Comment